Palembang - Pandu Tani Indonesia (Patani) terus bergerak menerapkan program merajut potensi desa. Salah satunya pengembangan komodi bawang merah di Sumsel dengan menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi, salah satunya Universitas IBA.

Direktur Patani, Sarjan Tahir mengatakan, melibatkan Perguruan Tinggi adalah salah satu cara turut berpartisipasinya PATANI dalam pemberdayakan generasi muda di Sumsel terutama pengembangan bawang merah. Tujuannya, untuk mendeskripsikan dan menganalisis mengenai langkah pengembangan komoditas unggulan bawang merah di seluruh kabupaten se Sumsel sekaligus Pemberdayaan Generasi Muda Sumsel.

"Harapannya mahasiswa sebagai generasi muda harus mampu menciptakan sebuah pengabdian yang mempu menciptakan sejuta manfaat untuk masyarakat," kata Sarjan saat safari kampus di Universitas IBA, Kamis (1/6).

Dikatakan, mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan) adalah kaum intelek muda menjadi garda terdepan dalam memperbaiki kondisi bangsa dan menjadi pemicu untuk perubahan masif Indonesia. "Apabila terjadi ketidakadilan, mahasiswalah yang harus pertama kali menyadarinya, sehingga tak salah apabila mahasiswa dikatakan sebagai penyambung lidah rakyat," tuturnya.

Sementara itu, Rektor Universitas IBA Dr Karlin A mengatakan, kerjasama pengembangan bawang merah ini sangat bermanfaat sekali bagi kampus. Sebab, selain praktek matakuliah, penelitian juga pengabdian masyarakat yang merupakan terjemahan tridarma PT. "Oleh karena itu, dengan segala potensi dan fasilitas yang ada mahasiswa harus menjadi tonggak pengabdian masyarakat. Dengan intelegensia, kreatifitas, dan kepemimpinan yang tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, Kanwil PATANI SUMSEL Misliha, R mengatakan, kerjasama dengan perguruan tinggi ini selain dengan Universitas IBA juga PT lainnya yang ada di Palembang, MUBA dan menyusul PT di kab/kota lainya di Sumsel. "Akan dilaksanakan dalam berbagai jenis kegiatan yang berbeda, baik di bidang pertanian, teknologi, pendidikan, perdagangan, sosial, dan lainnya. kesemuanya itu dalam bingkai gerakan merajut potensi desa," pungkasnya.

Sumber: http://www.detiksumsel.com

Share this post on: