Palembang - Perkembangan dunia saat ini telah memasuki sebuah era baru dalam berbagai bidang dan sendi kehidupan masyarakat dunia termasuk di Indonesia khususnya Sumatera Selatan. Salah satu ciri dari era globalisasi ini adalah munculnya istilah perdagangan bebas, dimana masing-masing individu dipermudah dalam hal melakukan hubungan dagang antara satu sama lainnya tanpa adanya batasan."Propinsi Sumsel sebagai Propinsi yang terdepan dari propinsi lain harus kuat dan mampu menghadapi tantangan kedepan dari imbas globalisasi tersebut dan Salah satu cara menghadapi era globalisasi di bidang ekonomi adalah dengan menguatkan sektor koperasi di Sumsel dalam pelaksanaan pembangunannya," kata Dirut Pandu Tani Indonesia (Patani) Sarjan Tahir saat dikonfirmasi terkait Hari Koperasi, Rabu (12/7).


Poliitisi Partai Demokrat ini mengungkapkan, fakta yang terjadi hingga saat ini bahwa peran koperasi sebagai pengembang kesejahteraan masyarakat termasuk khususnya petani belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Sebabnya,tingkat partisipasi masyarakat sebagai anggota koperasi masih rendah. "Manajemen koperasi dan kendala modal koperasi adalah kendala utama," sebutnya.Menghadapi kendala tersebut, menurut sarjan Tahir diperlukan solusi yang tepat dengan menghadirkan keberpihakan pada usaha koperasi di semua wilayah kkususnya di pedesaan, guna peningkatan taraf hidup masyarakat khususnya di desa, sehingga dapat meningkatkan perekonomian yang bisa membuat petani sejahtera. "Sedangkan dari segi sosial diharapkan masyarakat desa/petani dapat mengembangkan potensi dan kemampuan untuk saling bekerjasama dengan mitra usahanya serta dapat menjaga budaya nasional dengan cara melakukan usaha bersama atas asas kekeluargaan," harapnya.


Untuk menguatkan peran koperasi, sambunya, PATANI dengan Gerapakan Merajut Potensi Desa, bersama mitra baik swasta dan lembaga lain maupun pemerintah, berkerjasama masyarakat di desa dan di perkotaan untuk menggerakkan usaha bersama dalam rangka turut serta meningkatkan kesejahteraan petani."Idealnya koperasi harus terus ditingkatkan dan dimasifkan gerakannya sebagai Penyedia modal kerja melalui kegiatan simpan pinjam," ungkapnya sembari mencontohkan, penyedia sarana produksi pertanian, seperti penyediaan benih, pupuk, dan pestisida serta pendampingan produksi sehingga kualitas meningkat dengan menggunakan teknologi budidaya pertanian yang mutakhir.


Menurutnya, Edukator melalui kegiatan pendidikan dengan mengikuti pelatihan dan pembinaan seputar pertanian dari dinas terkait dan mengadakan studi banding pada koperasi lain dan gapoktan, dan Fasilitator dalam menjalin kemitraan dan kerjasama dengan pihak luar."Petani sebagai anggota koperasi adalah pemangku kepentingan utama disetiap Kerja sama yang menggabungkan berbagai pihak/organisasi dalam sebuah visi dan komitmen bersama untuk meningkatkan sosial ekonomi petani," tuturnya.


Kanwil Patani Sumsel, Ir H Misliha MM menambahkan, PATANI telah melangkah dan berbuat untuk turut serta menggerakkan sektor pertanian, baik di Jabar, Jatim, Kalimantan Barat, Kalimantan UTARA, Sumatera Utara, Sulawei Selatan, termasuk Sumsel. PATANI bersama koperasi INDOKOPAT (Indonesia Koperasi Patani) yang bergerak melakukan pembinaan dan kerjasama kemitraan yang seimbang dan harmonis antara masyarakat dengan investor di berbagai bidang termasuk pertanian.Di Sumsel, Langkah-langkah kecil kerjasama dan pembinaan telah lama dilakukan, seperti pembinaan pengembangan pertanian di Telang Banyuasin, kerjasama Penyediaan modal penanaman Bawang merah kerjasama dengan Universitas IBA, kemudian rental mesin pertanian kerjasama dengan distributor mesin pertanian dg Petani di OKI, Banyuasin dan OKUT.


Begitu juga kegiatan peningkatan kemampouan pengurus koperasi dg pelatihan2 kepada koperasi, sebagai contoh kerjasama dengan Pemda Kab PALI dan STIE AMKOP. Penanaman Padi Organik dan pupuk Organik di Musi Rawas. "Begitu juga dengan perencanaan kerjasama Investor Kopi yang akan kerjasama dg petani dan pemda kab lahat, dan lain sebagainya yang Kesemuanya itu adalah merupakan upaya nyata PATANI guna menggerakkan koperasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan/petani," pungkasnya.


Sumber: detiksumsel.com

Share this post on: