Palembang - Banyak masyarakat yang masih berpikir bahwa pertanian merupakan kegiatan yang sepenuhnya di pedesaan, namun saat ini kegiatan pertanian telah dikembangkan juga di perkotaan. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan kemiskinan juga perkotaan. Kemiskinan tidak lagi merupakan masalah yang menjadi dominasi di daerah pedesaan, namun juga akan semakin meningkat di daerah perkotaan (Urban) serta pinggiran kota (Peri-urban).


Dijelaskan Dirut Patani Sumsel Sarjan Tahir, Upaya memberdayakan penduduk miskin menjadi sangat penting untuk penanggulangan kemiskinan, dan sangat penting juga untuk tidak memperlakukan penduduk miskin semata-mata sebagai obyek pembangunan. " Semua itu perlu kita lakukan agar penduduk miskin dapat berupaya keluar dari kemiskinan dan tidak jatuh kembali ke dalam kemiskinan," ujarnya kepada Detiksumsel.com, Kamis (3/8).


Politikus Partai Demokrat yang juga Bakal Calon Gubernur Sumsel menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang serta kota-kota lainnya di Sumatera Selatan (Sumsel) akan lebih baik jika memiliki suatu konsep penerapan Program Pertanian Perkotaan (Urban Farming) serta mendesain pengembangannya di mulai dari pinggiran kota yang umumnya masih kumuh dan bisa dilakukan pemberdayaan lahannya.


"Pertanian perkotaan dapat membantu memberikan kontribusi terhadap ruang terbuka hijau (RTH), kota dan ketahanan pangan serta dampak posisif seperti peningkatan gizi dan kesehatan, perbaikan lingkungan untuk hidup, kewirausahaan, dan peningkatan kesetaraan," tambahnya.


Masih dikatakannya, Pertanian perkotaan sangat baik dijalankan untuk di kota besar seperti Palembang, karena bisa memanfaatkan lahan-lahan kecil di perumahan untuk tanaman-tanaman hidroponik.


"Lahan yang digunakan dapat dimana saja seperti di pekarangan, di lahan-lahan terlantar, bahkan di atap rumah. Yang penting dimana ada lahan kosong dapat digunakan untuk menanam tanaman hortikultura yang bermanfaat seperti menanam sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman toga, atau budidaya perikanan Lele dan Nila, dan lainnya" tutupnya.



Pertanian Perkotaan (Urban Farming) merupakan salah satu proses utama pengentasan kemiskinan selama periode pemulihan ekonomi di perkotaan. Dan tersebut sesuai dengan gagasan tokoh Green Economy, Prof. DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono yaitu untuk mengatasi kesenjangan dan mengurangi kemiskinan, melalui gerakan-gerakan pemberdayaan masyarakat perkotaan. 

Sumber: http://www.detiksumsel.com

Share this post on: